Dalam langkah signifikan untuk meningkatkan tata kelola Pengelolaan Air Minum (PAM) di Kampung Long Lanuk, Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Lanuk Permai telah mengambil inisiatif yang berarti. Kunjungan lapangan dilakukan ke fasilitas Pusat Pengolahan Air Minum (WTP) di wilayah tersebut, sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan oleh PT. Berau Coal.
Meskipun Kampung Long Lanuk telah menerima satu unit WTP melalui program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dari PT. Berau Coal, sayangnya fasilitas ini belum dikelola secara mandiri oleh masyarakat lokal. Dampaknya, operasional air bersih masih menjadi tanggung jawab pemerintah kampung.
Dalam kunjungan tersebut, Simson, seorang pengurus BUMK Lanuk Permai, mengekspresikan harapannya bahwa melalui pemaparan materi dan kunjungan ke BUMK Inaran, pihaknya berharap dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola PAM Kampung secara mandiri. Dengan demikian, diharapkan Kampung Long Lanuk dapat mengelola sumber daya air yang dimilikinya dengan lebih efisien dan mandiri, serta mengurangi beban operasional yang saat ini masih dibebankan kepada pemerintah kampung. Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kampung Long Lanuk, dengan memungkinkan mereka untuk lebih mandiri dalam mengelola infrastruktur vital seperti PAM.